Informasi Tips Blog Blogger | Seputar Kehidupan Blogger | Software | Games | Gadgets

Membuang Racun Dalam Tubuh Setelah Tahun Baru

Posted by Herly Deflin 0 komentar
Biasanya banyak orang melakukan detoksifikasi atau membuang racun setelah melewati malam tahun baru. Pasalnya, saat  pesta tahun baru, orang cenderung memakan makanan apa saja yang tersedia. Padahal makanan-makanan tersebut merupakan makanan yang berkolesterol tinggi, berkadar gula tinggi, atau minuman beralkohol.
Setelah memanjakan diri dengan makanan dan pesta semalam suntuk, kini saatnya untuk mengawali tahun dengan melakukan diet detoks. Program ini membantu membersihkan racun yang telah diserap, masuk ke kulit, hati dan jantung.
Membuang racun dalam tubuh tak hanya sekedar membuat tubuh Anda sehat, namun juga membantu Anda menurunkan berat badan. Selain itu, membuang racun juga sangat membantu Anda yang mudah terkena stres, mengalami kelelahan sepanjang waktu atau memiliki kecenderungan mengalami infeksi, sakit kepala, konsentrasi yang rendah dan masalah pencernaan.
Minum Air Membuang Racun Dalam Tubuh Setelah Tahun Baru
Membersihkan diri dari racun, tak berarti Anda harus berpuasa. Ada cara lain yang lebih sederhana. Asal Anda melakukannya secara rutin, manfaat yang didapatkan bisa bersifat jangka panjang. Dilansir dari Female First, coba saja tiga trik membuang racun dari Dr. Sarah Brewer, ahli gizi dan penulis buku The Total Detox Plan.
Komposisi Makanan Seimbang
Makanlah makanan sehat, seperti buah segar atau kering, makanan mentah atau dikukus, jus segar, sup dan smoothis. Untuk protein, anda bisa mengkonsumsi kacang-kacangan, seperti kedelai, buncis dan lentil. Jika anda ingin makan daging, pilihlah ikan dan ayam. Selain itu, gandum dan beras memberikan energi dan serat yang cukup.
Minum Cukup Air
Pilihlah minuman sehat, seperti air mineral, jus buah segar tanpa gula. Atau anda juga bisa minum teh herbal, seperti teh camemile atau teh mint. Minumlah air putih tidak kurang dari 2 liter setiap harinya. Jika anda tak kuat minum air yang terlalu tawar, anda bisa mengkonsumsi jus lemon atau biji rami, Keduanya berperan sebagai laksatif (makanan untuk mengatasi sembelit) alami.
Konsumsi Suplemen seperti Probiotik dan Antioksidan
Pilihlah suplemen untuk meningkatkan fungsi hati dan pencernaan. Anda juga bisa menambahkan keju dalam minuman probiotik, yang dapat membantu pencernaan, sehingga akan meningkatkan imunitas tubuh.
Untuk mendapatkan proses detoksifikasi lebih efektif, Anda tidak harus mengkonsumsi kafein, garam, pemanis buatan dan alkohol. Jika anda biasanya minum lebih dari tiga minuman berkafein per hari, maka kurangilah secara bertahap satu atau dua minggu sebelum memulai proses detoksifikasi. Hal ini membantu anda agar tidak mengalami gejala sakit kepala ketika tingkat kafein dikurangkan.
Detoksifikasi biasanya berjalan selama 10 hari. Untuk mempertahankan manfaatnya dalam jangka panjang, usahakan untuk makan makanan sehat secara teratur.


Artikel Lainnya

0 komentar:

Post a Comment